ABOUT LINKS TAG
about


I'm a brown eyes girl who live in a between. Between Gemini and Leo. Between sad and happy. Between single and taken. Oh, hi, between love and missing? Maybe yes, maybe no. But I think I must keep balance in my life to keep living. To keep in between.


Rinduku, Sekolah Lama // Saturday, March 22, 2014
3:49 AM

Terima kasih Tuhan hari ini aku lebih dari bahagia. Berkumpul bersama teman lama, melepas rindu. Memberi ribuan magnet kegembiraan yang menarik hatiku. Bersama, bercanda, berbagi tawa. Hal yang selama ini jarang aku lakukan. Dan terulangi, pagi hari tadi.


--test end--
UTS berakhir dan aku masih tidak tahu untuk melakukan kegiatan apa. Tujuh hari ke depan berhenti melakukan aktivitas di sekolah, dan aku hanya berdiam diri di rumah? Aku tidak ingin hal itu terjadi. Aku ingin bebas, sekadar bermalam dengan teman-teman, berkumpul sambil bergurau, dan hal kecil lain yang membekas dan memberi luapan kesenangan.

--rindu bermula--
Salah satu temanku mengajak untuk mengunjungi sekolah lama. Tanpa berpikir panjang aku langsung menyetujuinya. Dan semua pikiran tentang rindu langsung menyergapku.


Di situlah selama enam tahun aku belajar tentang arti kebersamaan. Tidak sekadar menuntut ilmu. Dan pagi hari tadi, aku masuk menyusuri ruangan demi ruangan yang dulu pernah aku singgahi untuk belajar. Menyalami serta bertukar kabar dengan para guru. Mengulang nikmatnya rasa makanan dan minuman yang dijual di kantin pojok sekolah.

Tidak banyak berubah. Semuanya masih berada di tempatnya. Hanya saja ada beberapa guru baru dan aku tidak mengenal mereka. Rasa jajanan kantin masih sama, lezat. Sayangnya kesempurnaan itu terasa kurang lengkap karena aku belum sempat bertemu dengan sebagian guru, yang sejujurnya aku sangat rindu pada mereka. Semoga, lain waktu aku bisa berkunjung dan seperti yang kuharapkan.

Ada sesuatu yang membuat kunjungan tadi pagi kurang terasa menyenangkan. Aku ke sana hanya dengan beberapa teman yang satu sekolah denganku, sekarang. Dan beberapa teman lain dari sekolah yang berbeda. Entah, teman-teman yang lain sekolah tidak berkunjung. Mungkin saja mereka mengunjungi sekolah itu pada waktu yang berbeda. Padahal yang aku harapkan, angkatanku bisa berkumpul bersama. Sekadar bercengkrama atau menertawakan masa lalu yang kelam, penuh dengan kepolosan, dan belum mengerti bagaimana rasanya mencintai, dicintai, dan disakiti.

Lalu kami beranjak menuju lapangan Semail, yang biasanya digunakan untuk berolahraga oleh murid-murid sekolahku. Niat kami ingin bertemu guru olahraga yang tidak berada di sekolah. Kami salah perhitungan, kurang cermat. Aku baru sadar sekarang, bahwa pada musim Ujian seperti ini para siswa tidak akan pergi ke lapangan. Soal yang diberikan adalah teori.

Kami tidak kehabisan akal. Demi kesenangan kami berlanjut menuju Rumah Belajar Modern.

Di situ aku kembali bernostalgia. Mengingat ketika setelah masa-masa Ujian Nasional, menunggu Ijazah datang dan kami bermain di Rumah Belajar Modern (RBM) itu. Menaiki wahana-wahana permainan yang menyenangkan. Tidak peduli kata orang, bahwa masa kecil kami kurang bahagia. Bahwa saat inilah kebahagiaan itu terulang. 


Di salah sudut itulah kami bersenda gurau, berfoto ria, dan berbincang menunggu bosan menghampiri dan menggoda untuk pulang. Dan tadi pagi aku kembali rindu dengan salah seorang temanku yang sekarang berada lain daerah. Yang dulu kami sering berkunjung ke RBM bersama-sama. Dan kini semua telah berubah. Hanya beberapa dari 'kami' yang tadi ikut berkunjung ke RBM.

Harapanku ; supaya masa-masa kebersamaan itu bisa terulang lagi. Teman yang sama, tempat yang sama, suasana yang sama, dengan waktu yang berbeda. Suatu saat nanti, aku yakin harapanku bisa terwujud. Hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.

Terima kasih untuk hari ini, kalian luar biasa, menjadi pelipur laraku

Untuk Kalian Semua, atas Tadi pagi Hari yang Singkat
Mifta, Laras, Farisna, Gani, Rahma, Inka, Pala, Fada, Dewi, Fisa, Anggra, Wendy, Nadia, Vindy
big hug for all of you ({}) 


Labels: , ,